@Dito_News - Kepala Humas Basarnas, Gagah Prakoso mengatakan helikopter pencari telah menemukan pesawat Sukhoi Superjet-100 yang hilang, Kamis 10 Mei 2012.
"Tim di helikopter melihat ada tanda-tanda pesawat, itu masih pantauan udara," kata Gagah saat berbincang dengan VIVAnews.
Gagah menambahkan, berdasarkan pantauan itu, terlihat pesawat itu pada ketinggian 2.500 meter. "Kami masih mempersiapkan tim darat untuk menuju ke lokasi," katanya.
Sementara itu, Koordinator pencarian pesawat, I Ketut Purwa, mengatakan pesawat itu ditemukan pada koordinat 0642612 dan 10644412 pada ketinggian 2.500 kaki, 3,5 kilometer dari Cijeruk.
"Ditemukan di situ," kata Ketut. Setelah informasi di lapangan, tim pencarian pesawat langsung mengadakan rapat tertutup.
Sukhoi SSJ-100 itu hilang kontak sejak Rabu 9 Mei 2012 pukul 14.33 WIB. Pesawat itu hilang setelah meminta izin turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki. Koordinat terakhir saat hilang kontak berada pada koordinat 06.43.08 S dan 106.43.15 BSN.
UPDATE Today 10:31 , Kamis 10 Mei 2012
Basarnas: Sukhoi Diduga Hancur
Serpihan pesawat Sukhoi Superjet-100 (SSJ-100) ditemukan di Puncak Gunung Salak, Bogor sekitar pukul 8.20 WIB, Kamis 10 Mei 2012. Direktur Operasi Badan SAR Nasional Sunarbowo mengatakan serpihan ditemukan di koordinat 0642613 selatan dan 10644412 timur.
"Pesawat kemungkinan hancur," kata dia kepada VIVAnews. Namun hingga saat ini bangkai pesawat dan penumpang belum ditemukan.
Pesawat Sukhoi Superjet-100 jatuh di Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pesawat yang diduga membawa 42 orang penumpang dan 8 kru serta pilot ini terakhir kali kontak pada pukul 14.33, Rabu 9 Mei 2012.
Koordinator Rescue PT Dirgantara Indonesia Bambang Munardi memperkirakan bahwa pesawat Sukhoi Superjet-100 jatuh. Sejauh ini, dugaan sementara pesawat jatuh karena masuk ruang hampa.
Bambang menjelaskan, pesawat kemungkinan masuk ruang hampa udara di ketinggian antara 10.000 kaki sampai 6000 kaki. Pesawat memang diketahui sempat meminta izin ke Menara Kontrol Bandara Halim Perdana Kusumah untuk menurunkan ketinggian pesawat dari 10.000 kaki ke 6000 kaki.
"Turun drastis dalam waktu relatif singkat. Sangat sulit pesawat bertahan dalam kondisi itu," jelasnya.
Update: Today 10:44 , Kamis 10 Mei 2012
SAR: Diduga Ada Korban Sukhoi yang Selamat
Pesawat Sukhoi Superjet-100 jatuh di lereng Gunung Salak. Kemungkinan ada penumpang yang selamat.
Kesimpulan ini disampaikan Kepala SAR Jakarta I Ketut Purwa, hari ini, berdasarkan pantauan udara. "Diperkirakan ada penumpang yang selamat," jelasnya.
Oleh karena itu, Ketut Purwa pun menggeser posko evakuasi dari Cidahu ke Cihideung. "Lokasi baru sekitar 15 kilometer dari Cidahu ini."
Ketut Purwa pun sempat ditelepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menanyakan kondisi terkini proses evakuasi. "Presiden memberi mandat untuk melanjutkan evakuasi," imbuhnya.
Serpihan pesawat ditemukan pada koordinat 0642612 dan 10644412 pada ketinggian 2.500 kaki, sekitar 3,5 kilometer dari Cijeruk.
Pesawat hilang kontak dengan Menara Kontrol Bandara Halim Perdana Kusuma, Rabu kemarin sekitar pukul 14.33 WIB. Pesawat ini membawa penumpang plus awak pesawat sebanyak 47 orang
Foto - Foto Yang Di Duga Serpihan Pesawat Sukhoi
"Tim dari TNI-AU sudah melihat serpihan-serpihan dan logo yang sama persis dengan logo pesawat sukhoi pada ketinggian 5800 fit dari permukaan laut, di koordinat 0.64261.3 s 1064441.2 e tepatnya di kampung batu tapak,Cidahu" papar Daryatmo.